Archive

Archive for the ‘Inside my Thought’ Category

Resolusi 2011

January 1, 2011 2 comments

Tahun 2010 sudah lewat. Seperti tahun lalu, ketika tahun 2009 lewat, saya punya harapan baru, rencana baru yang saya tekadkan untuk terlaksana pada “tahun depan”. Dan diantaranya adalah harapan berupa perubahan kebiasaan, “bad habbit” yang dengan bandel susah sekali untuk diubah dan berharap dengan munculnya matahari tahun baru, akan muncul kekuatan baru untuk memperjuangkan dan akhirnya sukses mencapainya.

Tetapi tidak semuanya sukses, seperti biasa. Hmm, saya belum luar biasa.

Dan sekarang pun sepertinya begitu. Persis. Sangat sangat berharap kebiasaan buruk saya yang kurang disiplin dan sering dibayangi oleh kemalasan akan berubah di tahun 2011.

Saat ini tujuan hidup saya masih general, umum, klise. Menjadi bahagia, seimbang dan mampu membuat orang di sekitar saya bahagia. Tapi tidak mudah, perlu usaha, dan perlu dijabarkan, di spesialisasikan. Semoga saya sukses di tahun 2011. Anda juga.

Advertisements

Spiritualitas Ada Dimana-mana

February 4, 2010 6 comments

Sudah kira-kira dua setengah bulan ini Tara begitu berkeras untuk ikut ke atas ketika neneknya sembahyang. Setiap hari seperti itu, saat melihat ibu saya mengenakan kain dan selendang serta membawa ‘canang’ menaiki tangga, maka ia segera menunjuk-nunjuk atau dengan cepat merangkak dan ingin diajak.

Apa yang dia lakukan diatas bukannya luar biasa, namun cukup membuat Read more…

Takjub Pada Air

November 24, 2009 8 comments

Tidak bosan-bosannya Tara, anak saya memberi pelajaran tentang penghargaan terhadap lingkungan dan rasa syukur karena masih memiliki apa yang sedang saya miliki. Daya tarik dan rasa takjubnya atas apa yang ia lihat memberi saya pertanyaan, kenapa saya tidak bisa merasakan apa yang ia rasakan. Kenapa saya tidak bisa mensyukuri apa yang ia lihat dengan takjub!

Read more…

Categories: Inside my Thought

Mari Bersyukur Setiap Hari Karena Bersyukur itu Sehat

November 6, 2009 9 comments

Selalu saja ada hal-hal yang patut disyukuri, bagaimanapun hari kita berawal, berjalan atau berakhir. Cara yang paling gampang mungkin dengan membandingkan dengan orang yang lebih kurang beruntung dibanding kita. Namun, sesungguhnya kalau kita mau, jeli dan mau membuka hati, Tuhan sudah menyediakan hal-hal yang patut kita syukuri di depan mata kita. Sehingga dengan tanpa membandingkan diri pun, rasa syukur dapat terungkap.

Bersyukur setiap hari baik untuk kesehatan. Kesehatan jiwa dan kesehatan tubuh. Ada banyak artikel dan buku yang membahas hal ini. Dari penulis luar negeri maupun dari Indonesia sendiri. Bersyukur membuat jiwa makin iklhas, makin tenang, dan di sisi lain makin bergairah. Demikian juga bersyukur membuat sel-sel pertahanan tubuh lebih kuat dan bekerja sebagaimana mestinya.

Mari lakukan setiap hari, lakukan bersama, berbagilah rasa syukur, biarkan rasa syukur menyebar dan menjadikan dunia lebih baik.

Saya mengundang teman-teman untuk menuliskan ucapan syukur yang tulus dan kuat. Mari saling memotivasi, mari menjadi lebih ringan, menjadi lebih dekat dengan Tuhan melalui bersyukur.

Apapun religi anda, gunakan bahasa yang universal dan baik. Mari bersyukur setiap hari…

Categories: Inside my Thought

Bertekad (Lagi)

October 24, 2009 6 comments

Ada begitu banyak hal yang ingin aku wujudkan dalam hidup yang singkat ini. Ada banyak penyesalan. Seharusnya aku bisa lebih dari ini. Seharusnya aku bisa melakukan yang lebih dari ini.

Terbayang saat-saat dahulu, dimana aku banyak membuang waktu, melakukan hal-hal yang tidak semestinya dilakukan oleh orang yang ingin mengejar kesuksesan, atau bahkan melakukan sesuatu dengan tidak maksimal. Hanya sebagai suatu formalitas belaka, tanpa ambisi, tanpa tekad membaja.

Read more…

Categories: Inside my Thought

Etika di Jalan Raya

September 22, 2009 3 comments

Teman-teman, minta imajinasinya dong. Bayangkan suatu hari yang panas terik, ketika haus mendera dan pikiran masih terpaku dengan masalah-masalah yang belum selesai di kantor. Bersepeda motor pulang, menghibur diri dengan membayangkan kehangatan keluarga di rumah, di depan ada sebuah mobil bermesin diesel yang tak terawat. Pengen nyalip, tetapi tidak memungkinkan. Dan asap hitam itu mengebul ke arah muka ketika sang mobil menancap gasnya, tidak rela untuk disalip. Sekilas, dari kaca spionnya terlihat sang sopir tersenyum melirik. Satu – kosong. Read more…

Categories: Inside my Thought

TRIPLE NINE

September 8, 2009 6 comments

Besok adalah hari yang istimewa, tiga angka sembilan berurutan, 9-09-09. Mungkin tidak lebih heboh dari 9-09-99 saat isu dunia akan kiamat merebak pada tanggal itu. Tetapi bagi saya, kedua tanggal itu sama saja, mengingatkan saya pada hari dimana saya hadir di dunia ini.

Saya bangga karena tidak kurang dari presiden RI saat ini Susilo BY, juga lahir pada tanggal ini, 9-09-49, ibu guru Bahasa Indonesia saya semasa SMU juga lahir pada tanggal ini, entah tahun berapa. Ternyata teman sebangku  saya semasa SMP juga lahir pada tanggal yang sama, cuma, ia setahun lebih muda. Dan terakhir, seorang adik kelas di FK UNUD yang tiga tahun lebih muda juga lahir pada tanggal yang sama.

Dari beberapa orang tersebut, kecuali Bapak Presiden adalah orang-orang yang (pernah) dekat dengan saya. Dengan berbagai cerita masing-masing (mungkin suatu saat nanti saya akan bertemu dengan Pak SBY dan menjadi dekat dengannya J). Oke, sebelum melenceng terlalu jauh, saya tidak menulis ini untuk menceritakan tentang mereka.

Sampai saya pacaran dengan istri saya saat ini, saya tidak pernah mengganggap HUT saya sebagai suatu hari yang begitu istimewa. Karena di Bali sendiri, para Umat Hindu telah merayakan hari kelahiran setiap 210 hari sekali. Tentunya dengan upacara yang disebut otonan yang ditentukan melalui perhitungan ‘Sapta Wara’  yang setara dengan hari-hari dalam seminggu dan ‘Pawukon’ yaitu 30 nama berbeda untuk minggu-minggu yang berbeda.  Jadi hari itu akan selalu berulang setiap 7×30 = 210 hari.

Pada hari otonan ini, setidaknya sehari sebelumnya, ibu atau bibi saya (atau nenek saya semasa beliau masih hidup) akan sibuk menyiapakan rangkaian janur dengan berbagai bentuk dan keindahannya (mejahitan). Merangkainya di meja dengan persembahan buah-buahan, ketupat dan juga kue-kue. Ayah atau paman saya akan menyiapkan ayam untuk disembelih dan dipanggang untuk menjadi bagian dari upacara juga.  Pada hari itu, saya sembahyang, mensyukuri hidup yang telah saya jalani, kemudian menghadapi rangkaian ‘banten’ yang telah disiapkan, dan menerima do’a restu dari keluarga. Akhirnya mengenakan gelang dari benang khusus, dan setelah semua acara selesai, kami makan bersama.

Secara detail, saya tidak mengetahui filosofi dari acara otonan ini, namun menurut saya intinya sama saja dengan acara ulang tahun yang dirayakan setiap tahun berdasarkan perhitungan kalender masehi. Ada makanan, keluarga, do’a syukur dan harapan, juga makan bersama. Keduanya juga memiliki arti penting berupa introspeksi, mengingat apa yang telah dilakukan semasa hidup ini, berharap untuk menjadi lebih baik kemudian.

Kembali pada esok, 9-09-09, Hari Ulang Tahun saya yang ke-26. Mau tidak mau saya menganggapnya lebih spesial dibanding hari-hari sebelumnya. Selain karena semangat dari istri saya untuk merayakanya (setidaknya berdua), saya juga ingin menjadikan HUT saya kali ini untuk berintrospeksi dan juga beresolusi. Saya merasa, besok memang hari yang spesial. Tetapi, mungkin karena saya lebih bersifat introvert, saya merasa lebih nyaman untuk menyendiri. (Yang mungkin akan membuat beberapa pihak kecewa, maka bersama ini saya mohon maaf).

Sudah ada beberapa hal yang terpikirkan sampai saat ini. Kesalahan masa lalu, kegagalan, hal yang seharusnya dapat diubah, cita-cita, tekad, motivasi pribadi, keinginan untuk membahagiakan keluarga, peningkatan kompetensi, memaknai hidup lebih baik, mengenal diri sendiri lebih baik, menjadikan diri lebih berguna bagi masyarakat, membuat blog ini lebih baik… dan banyak lagi.

Dari deretan angka, 9 memang bernilai paling tinggi. Esok, 9-09-09, apakah saya akan semakin dekat dengan Yang Tertinggi? Dapatkah saya makin merekatkan diri dengan Tuhan?

Terima kasih do’a –nya.