Home > On True, Resensi, Tekno > Akhirnya Kupilih Dia (1)

Akhirnya Kupilih Dia (1)

Awalnya saya ingin membeli sebuah ‘desktop PC’ untuk anak saya, Tara bisa bermain-main. Karena dia masih kecil, 1 tahun 8 bulan, asumsi saya komputer ini harus tahan banting, keyboardnya kadang akan mengalami ‘siksaan’ demikian juga mouse dan monitornya tidak akan luput dari perlakuan yang tidak wajar. Hehe…

Sebelumnya saya kami memakai IBM Thinkpad R51 yang menjadi bintang di eranya dan masih sangat handal sampai saat ini. Ia dapat memainkan NFS Most Wanted, Fable The Lost Chapter, Gothic II, Hitman 2, PES 6 dan beberapa game sejenis. Memang bukan game high end terbaru, tapi bagi saya game-game diatas sudah cukup menghibur. Demikian juga bagi istri saya yang sudah cukup puas dengan memainkan game-game GameHouse, PopCap dan sejenisnya.

Tetapi manusia selalu menginginkan yang lebih dari kata cukup bukan? Demikian juga saya. Dengan memori terbatas, hanya 512 MB, tidak jarang saya mengamini komentar teman bahwa laptop ini cukup lambat. Saya ingin komputer yang lebih cepat. Yang kapasitas simpannya juga lebih banyak, sehingga saya tidak usah membawa-bawa harddisk eksternal. Juga GPU yang lebih kuat sehingga saya bisa bermain game dengan resolusi menengah atau tinggi.

Dengan budget di kisaran 7 juta, saya mulai mencari di dua toko komputer online yang cukup terkenal, kemudian membaca review dari berbagai situs tes hardware ternama. Membandingkan antara Intel dengan AMD, nVidia dengan ATI, mempertimbangkan berbagai monitor, apakah memakai 2 GB atau 4 GB RAM, 1 TG atau 1,5 TB harddisk, dan pakai atau tidak UPS. Akhirnya ada sebuah konfigurasi yang cukup memuaskan saya.

1. Prosesor AMD Phenom II X4 955 Black Edition

2. Motherboard Gigabyte GA-890GPA-UD3H

3. Memory DDR3 2GB

4. ICUTE Middle Tower 500 Watt Chassis

5. Western Digital Caviar Black SATA III 1 TB 7200 RPM Harddisk

6. GPU ATI Radeon HD 4770 512 MB DDR5

7. LG L1742S Monitor LCD

8. Pioneer DVD-RW

9. Logitech Classic Mouse & Keyboard

10. (UPS)

Sebelum UPS, total harga telah mencapai 8.246.380 menurut kurs 1 US$ = Rp 9080,- dari sebuah toko komputer online. Saya terhenyak, excited, juga bingung. Menurut saya konfigurasi ini ideal, tetapi harganya masih cukup tinggi. Hal lain, komputer ini akan menghabiskan listrik 500 watt begitu? Waw, listrik mahal dan rumah hanya memiliki daya 1300 watt. Bakalan membengkak neh bayar listriknya, dan kalau semua lampu, TV, Pompa air, setrika hidup, maka saya tidak akan berani menyalakan komputer.

Ah, saya jadi ingin beralih membeli netbook. Masa hidup baterai yang panjang, listrik yang hemat, imut, masih bisa dipakai bekerja dimana saja.

Silahkan baca blog saya kemudian, karena saya akan menuliskan pencarian saya berikutnya…

Advertisements
  1. December 1, 2010 at 8:09 PM

    hahahahaha… dtunggu pilihan akhirnya..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: