Home > Uncategorized > Semangat yang Membangkitkan

Semangat yang Membangkitkan

Benar, saya adalah seorang yang suka menunda-nunda melakukan sesuatu. Benar, kalau saya sedang malas, maka saya akan sulit sekali untuk melakukan sesuatu yang harus saya kerjakan.  Dan kalau mood saya sedang jelek, maka hal yang ingin saya lakukan adalah tidak melakukan sesuatu. Dan tidur adalah sebuah hobi relevan yang dengan tidak keberatan saya kembangkan.

Sebaliknya dengan Tara, anak saya yang saat ini berusia 11 bulan*. Rasa mengantuk adalah siksaan. Karena tidur berarti pemutusan kesempatannya untuk bermain, mengeksplorasi, dan bergembira. Tidak jarang ia memperlihatkan ekspresi frustrasi melalui teriakan-teriakan, menyangkal matanya yang mulai terasa berat. Dan jika penyangkalannya disertai dengan gairah, maka akan memerlukan usaha yang sabar untuk membuatnya mengaku dan mau untuk tidur.

Darimana asal energi itu? Darimana semua kemampuannya untuk merangkak dengan kecepatan tinggi, berdiri, menangkap momen-momen menarik dengan matanya, mematikan dan menghidupkan saklar, bergoyang-goyang seirama iklan TV, mengoceh bahasa yang hanya ia mengerti.

Saya curiga itu semangat. Sumber energi yang tak terlihat. Hal sama yang menggerakkan prajurit yang walau begitu kelelahan tetap berjuang mati-matian demi negara dan junjungannya.  Yang menggerakkan para pejuang kemerdekaan Indonesia untuk terus maju walau hanya menggunakan bambu runcing.

Dan petang ini, ketika tubuh saya terasa ringkih, dan mata ini tak perlu diperintah untuk memejam tidur, Tara belum mandi. Memang, perjalanan yang saya tempuh cukup melelahkan bagi saya, lebih dari 100 km diatas kendaraan bermotor. Saya teringat Tara, teringat semangatnya. Saya pikir saya bisa.

Dan saya bisa.

Bagaimana untuk seterusnya?

* Tulisan dibuat pada bulan Januari 2009

Categories: Uncategorized
  1. yudhine
    March 10, 2010 at 9:18 AM

    semangat akan lebih berlipat bila dalam keadaan terdesak bro….

    • March 10, 2010 at 9:37 AM

      yak, itu betul! Setuju!
      Alangkah baiknya tanpa terdesak pun, kita bisa semangat. Tulisan ini saya tujukan sebagai pengingat, betapa teladan tidak usah dicari jauh-jauh…

  2. March 10, 2010 at 6:58 PM

    semangat ya… 🙂

  3. March 11, 2010 at 10:30 AM

    anak memang membuat semangat yang berlimpah, setidaknya itulah yang saya rasakan saat ini

    • March 13, 2010 at 9:31 AM

      Wah, selamat brow…. selamat bergabung di klub Ayah…

  4. March 19, 2010 at 11:39 PM

    keep spirit ya, mas… 🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

<span>%d</span> bloggers like this: