Home > Inside my Thought, Mencari Inspirasi, On True > Spiritualitas Ada Dimana-mana

Spiritualitas Ada Dimana-mana

Sudah kira-kira dua setengah bulan ini Tara begitu berkeras untuk ikut ke atas ketika neneknya sembahyang. Setiap hari seperti itu, saat melihat ibu saya mengenakan kain dan selendang serta membawa ‘canang’ menaiki tangga, maka ia segera menunjuk-nunjuk atau dengan cepat merangkak dan ingin diajak.

Apa yang dia lakukan diatas bukannya luar biasa, namun cukup membuat saya merenung. Ia suka ada di ‘sanggah’, melihat bintang dari sana, memperhatikan setiap detil bangunan yang ada disana, melihat bagaimana neneknya ‘mebanten’, serta ikut bersembahyang (tentunya dibantu oleh ibu saya). Ia juga suka diperciki air ‘tirta’, menyesap dan meminumnya, dan memakai biji beras ‘bija’ di keningnya. Kadang, yang membuat ibu saya tertawa, saat ibu saya lupa memakai bija, maka ia menunjuk kening, mengingatkan.

Bagaimana mungkin seorang batita umur 11 bulan melakukan semua itu dengan makna? Tidakkah ia melakukan itu hanya karena senang melakukannya, atau karena biasa diajak neneknya, lalu ingin terus melakukannya karena ia ingin dekat dengan neneknya? Tidak mungkin anak sekecil itu mengerti spiritualitas. Itulah beberapa pikiran yang merasuk di otak saya saat memandangi lakunya.

Kemudian muncul rembetan pertanyaan. Apakah orang yang rajin bersembahyang, yang menjalankan ritual dengan seksama dan tanpa kesalahan adalah orang yang sangat spiritual? (Dan apakah saya yang malas sembahyang adalah orang yang sebaliknya).

Bukankah spiritualitas ada dimana-mana? (Lalu saya ingat momen dimana saya menemukan judul tulisan ini adalah saat saya bermain PES-Pro Evolution Soccer di laptop).

Ceritanya begini. Sebagai catatan, saya memang penggemar game. Dan saya sering bermain PES dengan teman-teman, harus saya akui, saya sering kalah. Kekalahan saya sering disebabkan karena formasi yang salah, skill yang payah, dan kesabaran serta ketenangan yang parah saat penyelesaian akhir. Ketika kalah saya akan benar-benar jatuh, karena sebagai bumbu, antar pemain sudah biasa untuk melontarkan kata-kata dan kalimat provokatif serta cenderung mengejek. Seperti, “Ayooo, berlatih lagii, kalau udah pinter, baru main lagi.”

Disanalah. Dari pemahaman saya yang cetek ini, letak spiritualitas dari bermain PES. Berlatih kesabaran, kestabilan emosi dan mental juara, serta ketenangan dalam eksekusi. Bukan hanya koordinasi otak-tangan, tetapi juga pengendalian terhadap adrenaline-rush. Perlu dada yang lapang, pikiran yang optimis untuk bangkit dari kekalahan dan berlatih untuk harapan akan kemenangan.

Kalau dalam bermain PES pun ada spiritualitasnya, pasti pada kegiatan yang lain pun ada! Kita hanya perlu melihatnya, memaknai, lalu melakukan pengamalan darinya. Menurut anda?

*canang = rangkaian bunga, kembang rampai dan bahan-bahan lain dalam sebuah bentukan janur yang artistik sebagai perwujudan pengorbanan tulus yang dipersembahkan kepada Tuhan.

*mebanten = kegiatan mempersembahkan canang atau rangkaian sembahan yang lain.

*sanggah = gugusan bangunan yang disucikan, tempat umat Hindu melakukan persembahyangan di rumah.

*PES = Pro Evolution Soccer, game luncuran Konami dengan topik sepakbola yang dapat dimainkan sendiri atau berdua, versi lain dari Winning Eleven yang melegenda

  1. February 4, 2010 at 9:46 AM

    bagus ye terus berlatih, besok kita maen PES lagi……

  2. February 5, 2010 at 9:59 AM

    anak kecil memang punya rasa ingin tahu yang tinggi

  3. February 17, 2010 at 5:42 PM

    Olahraga itu melatih jiwa, karena didalam nya ada kalah dan menang seperti hidup 🙂

    • March 10, 2010 at 9:04 AM

      Walaupun itu olahraga virtual, hehehe

  4. March 2, 2010 at 9:24 PM

    Coba maen enemy Territory oom, adrenalinnya lebih mak nyuss… 🙂

    • March 10, 2010 at 9:05 AM

      spec kompie saya kaya’nya ga cukup. hehe

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

<span>%d</span> bloggers like this: