Home > Inside my Thought, On True > Potong Ayam

Potong Ayam

Sekitar seminggu yang lalu, Tara menginjak usia 42 hari.  Dan kami, orang Hindu di Bali merayakan dan mengucap syukur kepada Tuhan, dan seperti yang digariskan oleh para local genius kami yang sudah diikuti sejak lama, selain membuat banten yang berisi rangkaian janur dan buah, kami juga menyembelih ayam. Saya ditugaskan oleh ayah saya untuk memegangi sementara ayah saya mengasah pisau…

Saya jadi memandang diri saya yang sudah 25 tahun lebih ini. Ingat saat acara nikah saya. Beberapa ekor babi disembelih, bebek, ayam juga. Itu semua untuk kepentingan saya. Entah sudah berapa ayam, bebek, babi yang disembelih atas nama saya…

Satu persatu keenam ayam itu disembelih oleh ayah saya, dengan tangan saya mencegah mereka meronta-ronta. Huff, saya hanya bisa berdoa, semoga pengorbanan mereka tidak sia-sia, dan semoga mereka diangkat derajatnya di alam sana…

Kenapa hanya berdoa? Kenapa bukan saya sendiri yang memaknai pengorbanan mereka?

Berbagai upacara yang telah saya lewati, dari sejak saya ada di dalam kandungan, saat lahir, sebulan, sebulan tujuh hari, tiga bulan, enam bulan, beranjak dewasa, menikah, dan otonan (setiap enam bulan Bali), tentu ada maknanya, ada doanya, ada harapan, agar saya menjadi lebih baik. Berguna bagi dunia, bukan cuma buat umat manusia, tapi juga umat mereka, buat alam keseluruhan… Ahhhh

Pukulan telak buat saya! Seumur hidup saya selama ini, sudah sejauh mana sih saya telah memaknai pengorbanan mereka? Pengorbanan kan dilakukan untuk sesuatu yang lebih besar!!! Seorang prajurit akan mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan jenderalnya. Seorang samurai akan mengorbankan dirinya untuk Daimyo atau Shogun-nya. Hewan-hewan itu telah dikorbankan atas nama saya untuk apa??? Lagipula saya bukan ‘tuan’ mereka bukan???

Setelah mencelupkan ayam tak bernyawa itu di air panas, kami mencabuti bulunya, mengeluarkan isi perutnya, dan akhirnya tugas  memanggang ayam-ayam itu diserahkan kepada saya. Entah karena saya kurang fokus, atau karena saya memang tidak ahli, beberapa bagian ayam itu agak gosong.

Terimakasih, karena acara 42 hari tersebut berjalan lancar. Tara mengikuti seluruh rangkaian acara tanpa cerewet sedikitpun. Dan setelah semua rangkaian acara selesai, seperti biasa kami makan-makan. Dan saya tidak menikmati secuil pun ayam yang saya panggang dengan tangan saya itu.

Sampai sekarang masih berpikir, sepertinya pengorbanan mereka begitu besar…

Categories: Inside my Thought, On True
  1. April 16, 2009 at 4:49 PM

    aduh baca tulisan ini saya jadi ingin membongkar-bongkar foto masa kecil dulu….

    hehe 🙂

    ititut4rya said: Ya, bongkar! Abis tu upload di fb ato di blog, past lucu. 🙂

  2. April 16, 2009 at 7:28 PM

    Sorry, ndak ikutan motong dan manggang ayam. Ngasi taunya mendadak. Btw, foto-fotonya Tara waktu itu lumayan lucu-lucu juga.

    ititut4rya said: masak cuma lumayan… bahasa inggrisnya lumayan kan not bad… menurut saya fotonya Tara lucu bangettzzzz…

  3. April 18, 2009 at 2:38 PM

    wahh,,iya nih,,saya juga kepikiran setelah baca tulisan ini…

    ititut4rya said: kepikiran apa pak? boleh dong dibagi pemikirannya…

  4. April 20, 2009 at 8:19 PM

    hehehehe, iya iya, sekalian saya mau upload foto foto ayah saya… karena kayana saya bakalan kangen berat sama dia, hehe

    salam untuk tara yang manis 🙂

    ititut4rya said: salamnya disampaikan…

  5. April 23, 2009 at 7:51 PM

    semoga tara menjadi anak yang berguna bagi semuanya

    ititut4rya: makasiii… semoga..

  6. May 2, 2009 at 12:02 AM

    Anak-anak memang bisa mengingatkan kita pada orang tua…, duuh tara tentunya nggemesin yaa.. Salam kenal

    ititut4rya said: Salam kenal juga, ya, sehari-hari melihat Tara tumbuh dan berkembang, saya serasa terus mengingat masa kecil…

  7. May 2, 2009 at 12:04 AM

    Duuh tara tentunya nggemesin yaa.. Salam kenal

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

<span>%d</span> bloggers like this: