Home > Inside my Thought, On True > She’s My Hero

She’s My Hero

Jumat, 27 Februari 2009, 23.02 WITA, saya menjadi seorang ayah. Dan tentu saja saya bahagia, bukan saja karena sekarang ada anggota baru dalam keluarga kami, juga karena saya makin bangga pada seseorang. Sangat bangga!

“I really proud of you!”

“You are the best!”

“You are so great!”

“You can do it!”

“It’s worth it!”

“I love you so much!”

Adalah beberapa penggal kata-kata yang saya ucapkan kepadanya. Saya tahu dengan terus ada di sisinya, memberinya tangan, baju, rambut, dada saya untuk ia remas, tarik, dan pukuli dengan cinta, saya memberinya kekuatan.

Tetapi kekuatan yang terpancar dari matanya sewaktu pandangan kami bertemu saat-saat itu, tidak pernah saya sadari selama ini. Di saat saya mulai merasakan pegal di kaki, di pinggang, nyeri berdenyut di tumit karena lama berdiri, dan rasanya ingin menyerah dan duduk, saya merasa malu. Ia merasakan lebih dari ini!

Rasa sakit yang ia rasakan tentunya tak dapat ia gambarkan. Kata ibunya yang orang Bali, “Sakitne megantung bok akatih” (Sakitnya seperti tergantung dengan seutas rambut). Memang, peribahasa bali mengatakan wanita melahirkan bagaikan tergantung dengan seutas rambut, seperti bagai telur di ujung tanduk. Memang, ia berkali-kali minta punggungnya dielus, bokongnya pegal-pegal, pahanya juga, tetapi saya percaya sakit yang ia rasakan… tak dapat ia ungkapkan dengan kata-kata.

Dan ketika kami dilanda oleh perasaan hampir menyerah karena bukaan yang hampir lengkap tidak kunjung menjadi lengkap setelah 3 jam, ia tetap ingin melanjutkan berusaha. Ia ingin ini normal.

“Bilang aja kalo nggak kuat, Des”, kata seseorang.

“Gimana, Deedee masih kuat?”, kata saya.

“Sudah sejauh ini”, katanya sambil mengangguk.

Setiap kali his datang, dan dorongan meneran yang ia rasakan semakin tak tertahankan, ia mengerahkan seluruh tekad dan kemampuannya. Ya, ia belum boleh mengedan, meski dorongan itu terus ada, bersiklus setiap 2 menit, dan percayalah menahankan itu sangat sulit dan sangat sakit.

Saya terus bersamanya, maka saya tahu apa yang ia rasakan. Tentu tidak semuanya. Dan melihatnya menahan sakit, membuat saya merasakan kekuatan yang begitu inspiratif. Dia tidak menyerah, begitupun saya seharusnya, seberapa berat dan sakit pun rintangan yang ada di depan mata.

Dan mata saya berkaca-kaca. Memang setiap ibu pernah merasakan ini. Ibu saya pun, ibunya pun, juga ibu anda! Dan ia akan menjadi ibu. Saya tersenyum ketika ia tersenyum. Saya ikut bernafas ketika ia bernafas, mengalihkan rasa sakit melalui tarikan nafas panjang dan hembusan keras lewat mulut.

Setelah 5 setengah jam bukaan 9 yang gak maju-maju, bukaan lengkap terjadi. Sekarang ia harus berjuang lagi, mengantarkan buah cinta kami ke cahaya. 24 jam ini ia tidak sempat tidur, menguras tenaganya untuk menahan sakit. Dan dengan kekuatannya yang tersisa, ternyata ia memerlukan bantuan. Putri kami lahir dengan ‘kaput suksedanium’ di kepalanya, dan itu tidak apa. Ia menangis, dan istri saya tak sabar untuk memeluknya, terkikik dan tersenyum begitu manis. Kami bahagia!

Categories: Inside my Thought, On True
  1. March 3, 2009 at 10:37 AM

    wah selamat,,,

    hm, saya jadi membayangkan bagaimana beratnya ibu saya yang melahirkan saya…
    πŸ™‚

    ititut4rya says: ya, makasi. Yup, begitulah, melahirkan itu perjalanan yang mendebarkan…. Hmmm nanti akan tiba saatnya kamu akan membayangkan bagaimana kamu akan melahirkan? πŸ™‚

  2. March 4, 2009 at 9:39 AM

    hehehe, sampai saat itu tiba, mungkin memang bagus juga kalau saya membayangkannya dulu,,, jadi bisa lebih siap,,, πŸ™‚

    ititut4rya says: πŸ™‚ ya, bayangkan yang indah-indah…

  3. March 4, 2009 at 9:50 PM

    Selamat Ar. Wah, baru denger kabar bahagia ini. Sampein juga ke Desie ya. Btw, siapa nih nama putri-nya?

    ititut4rya says: Thx Ded. Nanti disampaikan. Namanya Ni Kadek Tara Aisvarya…

  4. March 5, 2009 at 11:56 PM

    Selamat ya buat kalian berdua πŸ™‚
    Btw, kok namanya Kadek? Ini anak pertama kan?
    jadi bingung…

    ititut4rya says: Makasi yaaaa… Namanya kadek karena itulah yang udah menjadi tradisi di keluarga saya,… Ga usah di-bingung-in. Emang si, biasanya anak pertama wayan ato putu, tapi ada juga kok keluarga Bali yang ga gitu. Ga mesti… πŸ™‚

  5. March 6, 2009 at 10:54 AM

    Welcome, our Tara. Jangan-jangan panggilannya sama lagi kayak om-nya. Tara, Tawa, Wa, Dekwa…. πŸ˜‰

    Ititut4rya says: Yup. Maunya sama apa gak? Sampai saat ini dia masih dipanggil Adek Tara. Si Surya yang sering pura-pura cadel aja berusaha manggil Tara, Si Vani yang masih cadel juga berusaha pake r yang masih campur w…

  6. March 6, 2009 at 1:16 PM

    selamat bro! makan2… πŸ˜€

    Ititut4rya says: Makasi bro! Ayo2… πŸ™‚

  7. March 6, 2009 at 2:06 PM

    salam kenal dulu deh sebelum komentar hehhehe

    selamet ya udah jd bapak. Semangat terus deh…
    iseng2 kllik blog saya ya…

    ititut4rya says: lam knal juga. makasi. yup, semangat terussss!!.. yup, saling berkunjung yaaa…

  8. March 7, 2009 at 10:10 AM

    πŸ™‚ hehe, pasti saya bayangkan yang indah2, kalau mikirin sakitnya tar malah ga niat nikah, hahaha

    salam buat tara yang manis dan ibunya ya πŸ™‚

    ititut4rya says: udah mau nikah nie? kapan? πŸ™‚
    salamnya disampaikan,… makasi…

  9. gdwgdw
    March 10, 2009 at 3:38 PM

    selamat bli πŸ™‚ Proud to be a woman.. namanya siapa? ga isi Santosa di blakang nya? hehe

    ititut4rya says: Thank’s wie. Ya, jadi makin menghormati perempuan, apalagi yang menghormati dirinya sendiri. Namanya g isi Santosa πŸ™‚

  10. March 14, 2009 at 8:13 PM

    hahaha, nggak, maksud saya beberapa tahun lagi, hehehe…:)

    oya, salam dari saya juga buat pak suarnata, dia dosen saya di PSIK,, hehe

    ititut4rya says: ya, inget undangannya aja… Pak Suarnata itu perawat di ruangan saya, Arimbi, ya saya sampaikan, semoga dia tau rasti,… πŸ™‚

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

<span>%d</span> bloggers like this: